
Layar.id – Greenland 2 kali ini gambarin betapa besarnya kekuatan dari sebuah komet hantam bumi. Namun, itu baru segelintir kisah dari film pertama di 2020. Sekarang mereka bercerita bagaimana kisah ini terjadi setelah komet tersebut bertumbuk dan hasilkan sebuah badai radiasi dan juga kerusakan fatal. Tapi bagaimana bisa keluarga Garrity bisa sampai ke Kawah Crater. Berikut Review Greenland 2: Migration kali ini.
Ceritanya sih melanjutkan kisah mereka setelah masuk ke Bunker tersebut. Selama 5 tahun mereka saling membantu satu sama lain. Kemudian, bencana itu datang, sebuah gempa yang membuat mereka harus keluar dari bunker untuk sekedar selamat. Tapi berjuang mencari tempat baru yang bernama Kawah crater.

Inilah kekuatan dari sekuel Greenland. Entah kenapa penulisnya bisa gambarkan betapa menakutkannya sebuah kiamat. Namun, satu sisi banyak dari cerita di Greenland 2 ini lebih unik namun konflik yang mereka bangun pun sepertinya tidak terlalu banyak.
Mungkin saja, fokusnya bagaimana keluarga ini bisa keluar dari masalah dan juga masuk ke wilayah yang mereka katakan itu surga. Memang sih, kesannya ini beneran jadi solusi setelah bencana dan bertahan di Bunker.
Tapi masalahnya fokus karakternya sendiri masih bertahan dengan Garrity dan sekeluarga. Meskipun jelang akhir pun beberapa kali ada ketegangan yang sebenarnya bisa saja lebih dramatis. Namun, penulis sepertinya ingin sesekali berikan sensasi ketegangan karena terlalu banyak dialog yang terlalu membosankan.

Jadinya Gerard Butler lebih ‘Less Action’ Ketimbang di film pertama. Mungkin saja, ini fokusnya pencarian namun mempertimbangkan ini adalah kelanjutan sekuel. Otomatis, mereka berusaha membuat karakternya lebih Family Man.
Meskipun secara cerita sih beneran menarik dan rasanya fokus mereka ya ke ketiga karakter ini. Oh iya, Morena Baccarin di film ini lebih more wise dan juga tidak terlalu banyak ambil keputusan lho. Meskipun karakter pendukung lainnya itu seperti satu per satu harus berhenti di tengah jalan. Malah jatuhnya kok natural banget.
Kecuali karakter anak perempuannya, ini yang bikin kita penasaran ada pesan tersembunyi apa yang mau mereka bangun? Itu bisa jadi representasi masing-masing penonton. Cuma kali ini mereka bertiga bisa build relationship seperti keluarga yang tidak bisa terpisahkan.

Soal sinematografi beneran telanjangi bagaimana bumi sekarat. Bahkan perjuangan mereka untuk sampai ke tempat itu. Dan masih banyak lagi! Sebenarnya ini jadi kisah paling epik kalau saja endingnya lebih tragis. Tapi ya, namanya juga menyelesaikan apa yang jadi pilihan mereka bukan? Review Greenland 2: Migration, 7/10!






