
Layar.id – Sebenarnya film ini sendiri merupakan Film Tiongkok dengan gambaran realitas menarik. Kenapa bisa? Pasalnya masih banyak orang bertanya kalau saja berada di titik rendah apa yang harus aku lakukan? haruskah menjaga gengsi atau hal lainnya? Mungkin Upstream adalah film dengan kisah menyentuh dan tak biasa. Itulah Review Upstream kali ini.

Begitulah kisah menarik dari Upstream sebuah film dengan mengangkat kisah dari para pekerja Gig Economy baik kurir maupun delivery makanan. Semua-nya ini bisa jadi merupakan bagian dari kapitalisme yang tak mengenal usia apapun itu.

Kalau mau bicara soal pesan menohok, rasanya film ini lebih menohok dan tunjukkan realita kalau para pekerja ini bergantung terhadap rating. Sedangkan pekerja kantoran pun bergantung kepada performa dan juga proyek tersebut. Hal inilah yang membuat keduanya itu harus tunduk dalam Rat Race berkepanjangan.
Berkisah Gao Zhi Lei sendiri merupakan Project Manager dengan berbagai proyek aplikasi. Namun, satu sisi ia mendapatkan berita buruk kalau Gao harus rela mendapatkan PHK dari kantornya. Setelah itu, ia merasa tidak bisa begini terus. Alhasil, ia pun mencoba jadi kurir makanan seperti tren orang-orang.
Dari segi cerita sendiri, terasa sekali kalau penceritaannya itu bermain dengan dua sisi. Bahkan dua orang berinteraksi ini nantinya akan bertemu di satu momen yang sama. Secara kebetulan juga mereka tampil secara bersamaan dalam satu frame.
Hal ini membuat ceritanya pun terkesan ngena banget. Itulah yang membuat hubungan antara penonton dengan film ini jadinya selalu relate.
Dalam Upstream ini setiap karakter memiliki masalah yang sama. Namun beberapa memiliki tujuan yang sebenarnya lebih mulia. Itulah yang membuat cerita ini lebih hidup dan punya semangat kepada penonton. Itulah yang membuat Upstream ini lebih mengena ke kita. Bahwa pesan yang mau mereka tuju sendiri adalah kita tidak pernah aman apapun itu kondisinya. Tetap berjuang dan selalu berjuang di kehidupan sekarang ini. Rating review Upstream mungkin di angka 8/10.






