Filosofi Memaafkan dalam Film 77 Heartbreaks

Adinda NurrizkiFilm Asia8 years ago440 Views

77 Heartbreaks

Layar.id – Ibarat pepatah mengatakan bahwa memaafkan adalah hal yang mudah, namun melupakan belum tentu semua orang bisa. Inilah yang terjadi pada tokoh Eva dalam film asal Hong Kong berjudul 77 Heartbreaks.

Herman Yau adalah orang di balik kesusksesan film bergenre drama romantis ini. Tampaknya Herman Yau merupakan sutradara dengan skill lintas genre.

Ini terbukti bahwa selain 77 Heartbreaks, ia juga pernah menggarap film horor Sleep Curse yang pernah dibahas sebelumnya dalam Layar.

77 Heartbreaks

Baca juga: Butterfly Cemetery, Ungkap Cerita Legenda Kuburan Hongkong

Film 77 Heartbreaks berkisah tentang hubungan sepasang kekasih yang sudah menjalin asmara selama 10 tahun, yakni Eva (Charlene Choi) dan Adam (Pakho Chau).

Namun hubungan mereka harus kandas begitu saja setelah Adam melakukan banyak kesalahan. Menurut Adam, kesalahan yang ia lakukan begitu sepele sebelum mereka akhirnya putus.

Ia tidak menyadari bahwa Eva memiliki aturan sendiri: yakni memberikan kesempatan pada Adam dengan memaafkan sebanyak 77 kali.

77 Heartbreaks

Berbagai kesalahan Adam lakukan. Mulai dari sikap cueknya setelah ia mendirikan kelas Thai Boxing, lupa bahwa Eva tidak menyukai kismis, mengubah status Facebook-nya menjadi lajang, dan diperparah ketika Adam melakukan hubungan badan selama ia mabuk dengan murid Thai Boxing-nya.

Baca juga: Mix, Balas Dendam Mantan Pacar Lewat Tenis Meja

77 Heartbreaks

Seteleh mereka putus, Adam secara tidak sengaja menemukan informasi baru lewat jurnal pribadi Eva.

Jurnal yang berjudul “77 Heartbreaks” itu mengacu pada filosofi “memaafkan seorang sebanyak tujuh kali terlalu sedikit, sedangkan 70 x 7 terlalu banyak, maka maafkanlah sebanyak 77 kali”.

Membaca jurnal Eva pun membuat Adam menyadari cintanya. Akankah Adam mampu mendapatkan cinta Eva kembali?

Buat Anda yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya, saksikan film “77 Heartbreaks” tanpa perlu baper ya!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...