
Layar.id – Klara and the Sun menjadi film sci-fi terbaru garapan Taika Waititi yang diadaptasi dari novel karya peraih Nobel Sastra, Kazuo Ishiguro. Film ini menghadirkan Jenna Ortega sebagai Klara, sebuah Artificial Friend (AF) atau android pendamping yang dirancang untuk menemani manusia.
Film ini mengusung cerita berlatar masa depan ketika kemajuan teknologi dan rekayasa genetika menciptakan kesenjangan sosial. Di tengah situasi tersebut, hubungan keluarga, harapan, dan pengorbanan menjadi bagian penting dalam perjalanan Klara.
Film Klara and the Sun dijadwalkan tayang pada 23 Oktober 2026.
Film Klara and the Sun menceritakan tentang Klara, sebuah Artificial Friend (AF) bertenaga surya yang menunggu di sebuah toko hingga ada keluarga yang memilihnya sebagai pendamping.
Meski merupakan model lama yang mulai dianggap usang karena perkembangan teknologi, Klara tetap berharap bisa menemukan rumah dan seseorang yang membutuhkan kehadirannya. Harapan itu akhirnya terwujud ketika Josie, seorang remaja yang mengidap penyakit misterius, memilih membawanya pulang.
Sejak tinggal bersama keluarga Josie, Klara mulai mempelajari berbagai emosi manusia. Ia melihat hubungan Josie dengan ibunya, Chrissie, yang dipenuhi ketegangan, sekaligus memahami luka akibat kehilangan yang masih membayangi keluarga tersebut.
Klara kemudian menjalin ikatan yang semakin erat dengan Josie. Dengan kepolosan dan kesetiaannya, ia berusaha membantu gadis itu melewati masa-masa sulit. Klara bahkan percaya bahwa matahari, sumber energi yang menghidupkannya, memiliki kekuatan untuk menyelamatkan Josie dan memulihkan keluarganya.

Poster film Klara and the Sun (sumber: Sony Pictures Releasing)

Amy Adams, Jenna Ortega (sumber: Matt Grace/Sony Pictures)
Mengutip dari Vanity Fair (18/6/2026), untuk mendalami karakter, Jenna Ortega mengamati cara anak-anak memandang dunia. Ia mempelajari sifat mereka yang polos, mudah memaafkan, dan penuh rasa ingin tahu sebagai bekal memerankan Artificial Friend tersebut.
Ortega juga mengatakan karakter Klara memberinya kesempatan mencoba peran yang berbeda dari karakter remaja penuh gejolak yang selama ini sering ia mainkan.

Sutradara Taika Waititi dan Jenna Ortega di lokasi syuting (sumber: Matt Grace/Sony Pictures)
Sutradara Taika Waititi mengatakan Klara and the Sun kemungkinan menjadi film paling dramatis yang pernah ia garap. Saat menulis naskah, ia sempat ingin memasukkan humor khasnya. Namun, ide tersebut akhirnya ditinggalkan agar adaptasi tetap mempertahankan nuansa emosional dari novel karya Kazuo Ishiguro.
Menurut Waititi, tantangan terbesar dalam mengadaptasi novel tersebut adalah menerjemahkan hubungan antartokoh ke layar lebar. Semakin ia mendalami ceritanya, semakin kompleks pula emosi yang harus ditampilkan dalam film.
Waititi juga merancang latar masa depan yang terasa dekat dengan kehidupan saat ini. Dalam dunia Klara and the Sun, sebagian anak menjalani rekayasa genetika untuk meningkatkan kemampuan akademik, sementara internet tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Mia Tharia, Jenna Ortega (sumber: Matt Grace/Sony Pictures)
Film ini diangkat dari novel Klara and the Sun karya Kazuo Ishiguro yang terbit pada 2021. Selain menjadi penulis novel, Ishiguro juga menjabat sebagai produser eksekutif film ini.
Cerita novel disampaikan melalui sudut pandang Klara, sehingga penonton mengikuti perjalanan sang Artificial Friend dalam memahami cinta, kesepian, harapan, dan pengorbanan melalui interaksinya dengan manusia.
Klara and the Sun dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat mulai 23 Oktober 2026. Belum ada informasi kapan akan rilis di bioskop Indonesia.






