
Layar.id – Samakdo adalah film horor Korea Selatan yang mengangkat tema sekte sesat dan okultisme. Ceritanya mengikuti penyelidikan seorang produser acara investigasi yang berujung pada teror di sebuah desa terpencil.
Dibintangi Cho Yun Seo dan Kwak Shi Yang, Samakdo memadukan unsur horor supernatural, thriller investigasi, dan misteri yang berakar pada sejarah masa penjajahan Jepang.
Film Samakdo pertama kali dirilis di Korea Selatan pada 11 Maret 2026 dan akhirnya tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Juli 2026.
Film Samakdo menceritakan tentang Chae So Yeon, seorang produser program investigasi sosial yang dikenal kerap mengungkap kasus sekte sesat. Suatu hari, ia menerima informasi dari jurnalis Jepang bernama Matsuda mengenai keberadaan sebuah sekte misterius yang menghilang setelah masa penjajahan Jepang.
Bersama timnya, So Yeon menuju sebuah desa terpencil yang diyakini menyimpan rahasia sekte tersebut. Mereka berusaha mengungkap fakta di balik organisasi yang telah lama menghilang tanpa jejak.
Namun, setibanya di desa itu, suasana berubah menjadi mencekam. Penduduk setempat menunjukkan perilaku yang ganjil, sementara berbagai kejadian aneh mulai menghantui tim investigasi. Mereka juga menemukan ramalan kuno dan kutukan yang diyakini masih mengikat desa tersebut.
Di tengah upaya para dukun dan ahli spiritual melakukan ritual penyegelan untuk menghentikan kutukan, So Yeon dan rekan-rekannya harus berjuang melawan kekuatan jahat demi menyelamatkan diri. Semakin dalam penyelidikan mereka, semakin besar pula rahasia kelam yang terungkap di balik sekte tersebut.

Poster film Samakdo (sumber: Five Day)

Kwak Shi Yang, sutradara Chae Ki Jun, dan Cho Yun Seo di konferensi pers film Samakdo
Samakdo menjadi film horor panjang pertama yang disutradarai Chae Ki Jun. Ia mengaku ingin menghadirkan nuansa baru dalam genre okultisme Korea dengan memadukan misteri sekte sesat, desa yang terisolasi, dan investigasi jurnalistik.
Menurut Ki Jun, perilaku masyarakat desa dan ritual yang ditampilkan menjadi salah satu elemen yang membedakan Samakdo dari film horor Korea lainnya.

Cho Yun Seo (sumber: Five Day)
Untuk mendalami karakter, Cho Yun Seo berkonsultasi dengan psikiater karena tokohnya digambarkan mengalami depresi dan gangguan panik.

Kwak Shi Yang (sumber: Five Day)
Sementara itu, Kwak Shi Yang menjalani latihan dialog bahasa Jepang agar lebih meyakinkan saat memerankan jurnalis bernama Matsuda.

Im So Young, Cho Yun Seo (sumber: Five Day)
Proses produksi film ini tidak mudah. Tim produksi mencari lebih dari 60 lokasi sebelum menemukan desa yang dianggap mampu menghadirkan kesan terisolasi sesuai kebutuhan cerita.
Beberapa adegan bahkan direkam di lokasi yang disebut pernah digunakan sebagai tempat perlindungan pada masa penjajahan Jepang.
Tahun ini, Samakdo bukan satu-satunya film horor Korea yang mengangkat tema okultisme. Ada juga The Shrine yang mengeksplorasi misteri kuil dan legenda supranatural di Jepang.






