
Layar.id – Aktris Lily Collins, yang dikenal lewat serial Emily in Paris di Netflix, resmi diumumkan akan memerankan legenda Hollywood Audrey Hepburn dalam sebuah film baru yang mengeksplor cerita di balik pembuatan film klasik Breakfast at Tiffany’s (1961).
Proyek ini diumumkan pada Selasa (23/2) lalu melalui unggahan Collins di Instagram, di mana ia menyampaikan bahwa proyek ini telah dikembangkan hampir satu dekade sebelum mencapai fase produksi saat ini.
View this post on Instagram
Film ini diadaptasi dari buku berjudul Fifth Avenue, 5 A.M.: Audrey Hepburn, Breakfast at Tiffany’s and the Dawn of the Modern Woman karya Sam Wasson, yang dikenal sebagai rekaman paling komprehensif tentang proses kreatif dan tantangan produksi film Breakfast at Tiffany’s. Naskahnya akan ditulis oleh Alena Smith, penulis serial Dickinson.
Film ini dikembangkan oleh Case Study Films, perusahaan produksi milik Collins, bekerja sama dengan Imagine Entertainment.
Proyek film ini belum mengumumkan sutradara ataupun tanggal rilis resmi, tetapi Collins juga akan berperan sebagai produser di samping sebagai pemeran utama.
Rencana film ini bertujuan mengungkap dinamika internal saat pembuatan Breakfast at Tiffany’s, termasuk keputusan casting awal, keinginan penulis Truman Capote untuk mencari pemeran lain, tekanan dari studio, dan konflik di balik layar yang jarang diketahui publik.
Alih-alih menjadi sekadar biografi Audrey Hepburn, film ini akan menyajikan narasi produksi film klasik secara utuh. Breakfast at Tiffany’s bukan hanya penting sebagai karya sinematik, tetapi juga sebagai ikon budaya yang membantu menetapkan standar baru tentang citra perempuan modern dan gaya hidup Amerika era 1960-an. Dalam film originalnya, peran Holly Golightly menjadi simbol fashion dan individualitas yang terus dikaji dalam kajian film dan budaya pop hingga kini.
Karena diangkat dari buku riset yang kredibel dan digarap langsung oleh Lily Collins sebagai pemeran sekaligus produser, film ini terlihat tidak dibuat asal jadi. Proyeknya memang diarahkan untuk membongkar proses kreatif di balik layar Breakfast at Tiffany’s, film yang sampai sekarang masih dianggap sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah Hollywood.






