
Layar.id – Ketika menonton sebuah film horor, rasanya seh semua akan sama. Entah itu religi atau apapun itu semuanya punya formula sama namun kalau menyangkut persoalan agama. Pastinya akan ada sebuah kisah menarik. Inilah review film Muslihat, yang memandang perspektif horor dengan konsep berbeda.
Film Muslihat bercerita tentang dua gadis, Jihan dan Syafa, yang hidupnya berubah setelah pindah ke panti asuhan. Syafa mulai kerasukan makhluk jahat, tapi upaya penyelamatan lewat ruqyah justru bisa membahayakan nyawanya.
Kalau lihat Muslihat sendiri rasanya itu kaya mau nonton film horor dengan standar yang jauh banget. Itu yang kalian lihat di trailer, bayangkan saja saat nonton secara utuh atau penuh. Rasanya banyak sekali perbedaan daripada horor yang ada di Indonesia. Nah, mau tahu kan apa sih perbedaannya itu? Simak dulu deh review Muslihat di bawah ini.

Bagaimana bisa sebuah cerita tentang horor religi itu bisa diangkat dengan perspektif berbeda. Kali ini Muslihat sendiri mengungkapkan kalau sebenarnya setan atau iblis itu sendiri memang sukanya hasut orang. Tapi kali ini seh premis ceritanya adalah adiknya Jihan ini beneran jadi biang kerok.
Sebenarnya sih mulai dari sosok Juna yang jadi iblis sesungguhnya. Kemudian, muncul anak yang memukul ular hitam yang sesungguhnya adalah perumpaan Iblis dan akhirnya menyerang seluruh penghuni panti. Memang seh dari awal saja cerita ini tergolong menarik dan sayangnya saja premis-nya belum sekuat itu untuk menopang keseluruhan cerita.
Lantas, apa yang bikin ceritanya belum kuat? Yak pendalaman karakter jadi titik terlemah dari cerita di film ini. Entah kenapa semuanya itu harus dipadatkan ke dalam 1 jam 30 menit. Alhasil, saat menelaah ceritanya pun jadinya serba terburu-buru.
Pertanyaannya adalah kalau sedikit perpanjang durasinya pun apakah timeframe Juna sendiri akan dapat lebih banyak? Sebuah pertanyaan menarik sekali. Mengingat Juna ini adalah karakter utama atau kunci dari semua masalah di panti asuhan tersebut. Jadi, untuk cerita sendiri bisa di angka 6.5/10 deh.

Ada Asmara Abigail dan Tata Janeeta seh buat film ini cocok banget untuk mereka karena dari segi akting sendiri sudah tak bisa kita ragukan. Plus, Tata Janeeta adalah penyanyi dengan karakter suara yang kuatnya itu bikin kita tahu, oh ini Tata Janeeta.
Selain itu beberapa nama seperti Jacqueline Immanuella, Keanu Azka, mungkin jadi aktor yang bersinar dalam beberapa waktu kedepan. Dan Edward Akbar, mungkin aktor satu ini beneran membuktikan ke semua orang kalau dia itu bukanlah seperti media beritakan. Entahlah, dari segi akting seh masih jauh dari kata okay bagi kami.
Ence Bagus, sebenarnya inilah sosok yang paling beda dan berani. Malah karakter Ence Bagus adalah yang terbaik dari yang terbaik. Mungkin bagi kita inilah karakter paling seru di film ini. Okelah untuk akting sendiri bisa di angka 6.9/10.

Banyak catatan dari segi sinematografi. Pertama di adegan anak kecil di awal film CGI-nya masih kasar bahkan jatuhnya kaya masih belum matang. Terus ada beberapa adegan dengan tambahan lampu warna merah. Lantas, kenapa bisa kasih warna itu saat kondisi gelap. Jatuhnya kaya inkonsistensi banget, kesannya kaya bikin drop atau ganggu bagi penonton awam.
Jadi ya, nilai review Muslihat hasilnya adalah 6.4/10.
Saksikan film Muslihat di bioskop terdekat mulai 17 April 2025!
Teman-teman bisa nonton duluan Muslihat dengan jadwal berikut:
10 April – Cirebon
11 April – Bandung
12 April – Garut
13 April – Tasikmalaya
Sumber foto: IM Pictures






