5 Rekomendasi Film OSCAR Worthy Yang Harus Kamu Tamatin di 2024!

Isaura SalsabillaFilm1 year ago444 Views

Layar.id – Menuju akhir tahun 2024, apa kamu sudah kehabisan bahan tontonan? If so, we got your back! Platform streaming Klik Film menyajikan sederetan tayangan OSCAR Shortlisted di kategori Best International Feature Film. Film-film yang masuk ke jejeran list tersebut adalah film yang telah mencetak rekor box office dan telah hadir di berbagai film festival. Jadi kami memilih 5 rekomendasi Film Oscar tersebut untuk jadi pilihan kami.

Buat kamu yang penasaran, Layar.id merekomendasikan 5 rekomendasi film OSCAR Worthy yang bisa kamu tonton di akhir 2024!

How To Make Millions Before Grandma Dies

Kalau mau namatin 2024, minimal kamu udah nonton film Nenek yang satu ini! How To Make Millions Before Grandma Dies (judul lain: Lahn Mah) berhasil merangkul jutaan penonton di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Bahkan, film ini dikabarkan menjadi film Thailand terlaris di tahun 2024. Dengan pencapaian fantastis, Lahn Mah masuk ke daftar salah satu film Thailand paling laris sepanjang masa.

Lahn Mah menceritakan perjuangan seorang cucu bernama M yang mengincar harta warisan sang nenek. Seiring berjalannya plot, M dan neneknya justru membentuk hubungan emosional yang sukses bikin nangis bombay.

Baca Juga: How To Make Million Before Grandma Dies Pentingnya Waktu!

Flow

Flow adalah sebuah film animasi petualangan yang mengambil tema film bisu. Jadi, ceritanya benar-benar mengandalkan visual dan masuk. Tambahan lagi, karakter-karakter yang ada di film Flow adalah hewan. Nah menariknya, seluruh animasi film ini dibuat menggunakan perangkat lunak open-source Blender, menunjukkan inovasi dalam teknik animasi modern. Flow pertama kali tayang di Festival Film Cannes 2024 dan menerima pujian kritis yang luas.

Film Flow menceritakan perjalanan seekor kucing hitam yang mencari daratan setelah habitatnya hancur karena banjir besar. Sepanjang perjalanannya, sang kucing bertemu dengan berbagai hewan mulai dari lemur, burung, anjing, hingga capybara. Bersama-sama, mereka mencari rumah baru yang bisa melindungi mereka.

Emilia Perez

Kayaknya film Emilia Perez harus masuk ke setiap bahasan film festival terbaik di 2024. Film Emilia Perez telah tayang di Festival Film Cannes ke-77 dan menerima standing ovation selama 9 hingga 11 menit! Film yang membintangi Zoe Saldana, Karla Sofia Gascon dan Selena Gomez ini bahkan membawa pulang penghargaan Best Actress untuk film Emilia Perez. Gak Cuma itu, film ini mendapatkan 10 nominasi di Golden Globe Awards dan menjadi salah satu dari 10 film terbaik di American Film Institute.

Emilia Perez menceritakan tentang seorang pemimpin kartel yang memutuskan untuk pensiun dari dunia kejahatan. Sebagai gantinya, ia akan mewujudkan impiannya untuk bertransisi menjadi seorang wanita. Ia mengontak sejumlah pihak, termasuk seorang pengacara, demi mencapai tujuannya.

Santosh

Santosh merupakan film berbahasa Hindi yang rilis di tahun 2024. Film Santosh merupakan film internasional yang melibatkan 4 negara, yaitu Inggris, India, Jerman dan Prancis. Santosh mengambil latarnya di pedesaan India utara. Yang membuatnya sangat menarik, film ini secara keras dan realistis—bahkan gamblang, menggambarkan keadaan dan isu sosial yang berfokus pada kehadiran perempuan di masyarakat. Penayangan perdananya di Festival Film Cannes ke-77 menuai pujian kritis atas plot dan sinematografi Santosh.

Santosh menceritakan kisah seorang wanita bernama Santosh Saini. Berasal dari kasta rendah, suami sudah meninggal, dan gendernya yang seorang perempuan membuat Santosh mendapat diskriminasi di tempat kerja. Ketika sebuah kasus kematian seorang gadis muda merebak, Santosh membongkar segala kebobrokan yang terjadi di masyarakat.

Universal Language

Film komedi berjudul Universal Language berasal dari Kanada. Uniknya, film ini memberikan pengalaman sinematik melalui penggabungan elemen surreal dan humor dengan bahasa yang tidak konvensional! Tapi tenang aja, ada subtitle bahasa Inggris-nya, kok. Meski premisnya tidak terlalu tinggi, Universal Language menuai pujian kritis di penayangan perdananya pada Festival Film Cannes.

Berlatar di Winnipeg, film ini mengikuti kehidupan beberapa karakter yang saling berinteraksi dalam cara yang tidak biasa. Matthew, seorang pegawai pemerintah di Québec, memutuskan untuk berhenti dan memulai perjalanan enigmatis untuk mengunjungi ibunya.

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...