
Layar.id – Netflix resmi memperkenalkan serial adaptasi terbaru Pride and Prejudice yang dijadwalkan rilis tahun ini. Serial adaptasi ini menghadirkan wajah baru untuk kisah klasik karya Jane Austen yang terbit pertama kali pada 1813.
Teaser perdana yang sudah dibagikan menampilkan Emma Corrin dan Jack Lowden dalam balutan kostum era Regency sebagai Elizabeth Bennet dan Mr. Darcy. Namun, kemunculan teaser tersebut juga memicu beragam reaksi dari warganet.
Serial Pride and Prejudice versi terbaru ini ditulis oleh Dolly Alderton, yang sebelumnya dikenal lewat buku Everything I Know About Love. Ia bertindak sebagai kreator sekaligus produser eksekutif. Proyek ini disutradarai oleh Euros Lyn, yang dikenal lewat serial Heartstopper.
Menurut Dolly Alderton, kisah Pride and Prejudice merupakan fondasi komedi romantis modern. Ia menyebut novel tersebut sebagai blueprint genre romance, dengan kombinasi drama, kritik sosial, serta humor yang tetap relevan lintas generasi.
Netflix menyatakan adaptasi ini tetap setia pada teks asli, tetapi ingin memperkenalkan cerita klasik tersebut kepada generasi baru dengan pendekatan yang segar.
Emma Corrin dipercaya memerankan Elizabeth Bennet. Ia sebelumnya dikenal lewat film Nosferatu dan serial Black Mirror. Sementara itu, Jack Lowden akan memerankan Mr. Darcy, setelah dikenal lewat serial Slow Horses dan film Benediction.

Pemeran serial Pride and Prejudice Netflix (sumber: Ludovic Robert/Netflix)
Deretan pemain lain yang terlibat antara lain:
Serial ini juga menghadirkan sederet aktor lain seperti Siena Kelly, Anjana Vasan, Sebastian Armesto, hingga Isabella Sermon.
Netflix memastikan serial Pride and Prejudice ini akan hadir dalam format enam episode dan dijadwalkan tayang pada 2026.
Teaser perdana serial Pride and Prejudice versi Netflix langsung menuai reaksi keras. Banyak warganet mempertanyakan alasan dibuatnya adaptasi baru, bahkan menyebutnya seperti “adaptasi ke-50” dari kisah yang sama.
Sebagian komentar membandingkan teaser ini dengan film 2005 yang dibintangi Keira Knightley, dan menilai visualnya terlalu mirip. Ada pula yang tetap menganggap versi BBC 1995 dengan Colin Firth sebagai standar terbaik.
Pemilihan pemeran juga jadi sorotan. Jack Lowden dinilai kurang menghadirkan aura Mr. Darcy, sementara Emma Corrin sebagai Elizabeth Bennet memicu perdebatan soal kecocokan karakter.






