
Layar.id – Film horor adaptasi game kembali hadir dari Jepang lewat The Convenience Store. Diangkat dari game indie viral karya Chilla’s Art, film ini membawa teror psikologis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari lewat latar sebuah minimarket atau konbini.
Cerita The Convenience Store berfokus pada seorang karyawan shift malam yang mulai mengalami kejadian-kejadian aneh saat bekerja sendirian. Suasana toko yang awalnya terasa biasa perlahan berubah menjadi penuh ketegangan dan rasa tidak nyaman.
Film The Convenience Store menceritakan tentang Tazuru Yukino, seorang mahasiswi yang tinggal sendirian di apartemen tua kawasan pinggiran kota. Demi mendapatkan penghasilan lebih besar, ia mulai bekerja paruh waktu shift malam di sebuah minimarket yang sepi.
Setiap malam, Yukino melewati jalanan sunyi menuju tempat kerjanya yang hanya diterangi lampu neon. Di bawah arahan sang manajer toko, ia menjalani rutinitas biasa seperti menyusun barang, membuang produk kedaluwarsa, hingga melayani pelanggan-pelanggan aneh yang datang tengah malam.
Namun suasana mulai berubah ketika serangkaian kejadian misterius muncul di dalam toko. Mulai dari paket misterius tanpa pengirim atas namanya, seorang wanita tua yang terus meninggalkan ucapan menyeramkan, hingga sosok tak dikenal yang tertangkap kamera pengawas di lorong kosong.
Di tengah minimarket yang perlahan terasa semakin mencekam, Yūkino pun mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang diam-diam menguasai tempat itu.

Poster filmThe Convenience Store (sumber: Canter)

Kotona Minami (sumber: Canter)
Minami Kotona dipastikan menjadi pemeran utama dalam film The Convenience Store. Film ini mengikuti kisah seorang pekerja shift malam di toko serba ada yang perlahan menghadapi teror misterius di tengah tekanan ekonomi dan rasa kesepian di tempat yang seharusnya terasa aman.

(sumber: Canter)
Game original The Convenience Store | 夜勤事件 pertama kali dirilis pada Februari 2020 dan sempat viral di kalangan streamer Jepang hingga internasional. Adaptasi live-action ini juga menjadi proyek pertama sutradara Jiro Nagae yang diangkat dari video game. Sebelumnya, ia dikenal lewat film thriller urban legend seperti Kisaragi Station.

Tetta Seki (sumber: Canter)
Latar toko serba ada atau konbini yang terlihat normal justru dimanfaatkan sebagai sumber teror utama dalam film ini. Suasana yang akrab bagi banyak orang dibuat terasa mencekam dan tidak nyaman. Karena itu, The Convenience Store bukan cuma menghadirkan horor tentang shift malam, tetapi juga menggambarkan perjuangan bertahan hidup di tengah tekanan sehari-hari.

Shunsuke Tanaka dan Terunosuke Takezai (sumber: Canter)
Film The Convenience Store jadwalkan untuk rilis di bioskop Jepang pada 20 Februari 2026.






