
Layar.id – Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis menjadi salah satu film drama keluarga Indonesia yang tayang di bioskop pada Juli 2026. Disutradarai Ferly Halim, film ini mengangkat kisah hubungan seorang ibu tunggal dan putranya yang dipenuhi kesalahpahaman, tetapi tetap dilandasi kasih sayang.
Dibintangi Ari Irham dan Shanty, Takkan Kubiarkan Kau Menangis juga menghadirkan kisah persahabatan, perjuangan meraih mimpi, serta musik yang menjadi bagian penting dalam perjalanan sang tokoh utama menemukan jati dirinya.
Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis tayang di bioskop mulai 16 Juli 2026.
Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis mengikuti kisah Dika, seorang remaja yang tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya tidak pernah cukup baik di mata sang ibu, Dini. Di sisi lain, Dini yang merupakan ibu tunggal selalu percaya bahwa setiap aturan, pengorbanan, dan perhatian yang ia berikan merupakan bentuk cinta kepada anaknya.
Perbedaan cara pandang membuat hubungan ibu dan anak tersebut dipenuhi kesalahpahaman. Perhatian yang diberikan Dini justru dianggap sebagai tekanan oleh Dika, sementara kasih sayang yang ingin disampaikan sang ibu perlahan berubah menjadi tuntutan di mata putranya. Akibatnya, rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang terasa semakin asing bagi keduanya.
Di tengah konflik tersebut, Dika bertemu Om Radit yang membantunya melihat kehidupan, keluarga, dan masa depan dari sudut pandang yang berbeda. Bersama Angga, Emil, dan Marco dalam Sans Band, Dika juga menemukan keberanian untuk mengejar impiannya melalui musik.
Namun, semakin jauh Dika melangkah mengejar mimpinya, ia mulai menyadari bahwa cinta ibunya selama ini tidak pernah hilang. Pengorbanan dan perhatian yang dulu dianggap sebagai batasan ternyata merupakan cara Dini menjaga masa depan anaknya.

Poster Takkan Kubiarkan Kau Menangis (sumber: Langit Pictures Indonesia)

Sutradara dan Pemeran Takkan Kubiarkan Kau Menangis (sumber: Langit Pictures Indonesia)
Ari Irham mengungkapkan bahwa karakter Dika menjadi salah satu peran paling menantang dalam kariernya. Demi memerankan vokalis sekaligus gitaris Sans Band, ia menjalani latihan vokal dan bermain gitar agar penampilannya terasa lebih meyakinkan di layar.

Ari Irham, Shanty (sumber: Langit Pictures Indonesia)
Film ini juga menggunakan sejumlah lagu Sheila On 7, seperti “Dan”, “Kita”, dan “Hujan Turun”, untuk memperkuat perjalanan emosional para karakter. Selain itu, terdapat dua lagu orisinal berjudul “Takkan Kubiarkan Kau Menangis” dan “Sahabat” yang menjadi bagian dari soundtrack film.

SANS Band (sumber: Langit Pictures Indonesia)
Tak hanya itu, cerita dalam film ini mengambil latar Kota Semarang. Sutradara Ferly Halim menambahkan, kisah yang diangkat film ini terinspirasi dari fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu hubungan orang tua dan anak yang sama-sama saling menyayangi, tetapi sering terhambat oleh cara berkomunikasi yang berbeda.






