
Layar.id – Mungkin buat penggemar Rom-Com ini film paling cocok buat mingle dengan pasangan. Atau memang ya buat temani nonton saat berkegiatan. Mungkin menariknya adalah dari segi cerita adalah pengaruhnya cukup besar. Film ini sebenarnya masuk kategori ringan sekali. Mungkin inilah Review Anyone But you paling absurd selama ini.
Tetapi bagi yang suka Rom-Com inilah film paling menarik saat ini. Selain Idea of You yang terlalu menye-menye banget. Masalahnya, film begini bakalan semenarik apa ya dan kenapa bisa banyak yang suka dengan Glenn Powell dan Sidney Sweeney?
Mau tahu seperti apa gambaran kami soal film romance yang gagal masuk ke Indonesia? Coba tonton dulu deh film ini dan rasakan getarannya seperti apa.

Begini deh, kalau mau tahu kenapa Anyone But You itu ceritanya cuma begitu saja. Contohnya, ini Konsep dari Drama Romantis itu ada beberapa, pertama adalah bumbu komedi di awal. Kadang awal mulanya dari berantem sampai akhirnya jatuh cinta. Namun, formula cerita Anyone But You ini bisa saja bercerita soal dua pasangan tak tahu-nya ketemuan di sebuah pernikahan dari sahabat dan kakaknya.
Sebenarnya, Beatrice (Sydney Sweeney) sendiri hadir penuh dengan kepercayaan diri. Sedangkan Ben (Glenn Powell) sendiri ya memang sudah kentara juga karakternya ini mirip kaya Glenn Powell. Terlalu jadi lelaki ganjen penuh dengan pesona dan over pede.

Akhirnya mereka pun bertemu dengan tidak sengaja saat Bea sendiri lagi mau pinjam Toilet di sebuah coffee shop. Lho, ceritanya mirip kaya beberapa rom-com lainnya? Contoh saja Pretty Woman ketemuannya di seberang jalan. Kalau ini di Coffee Shop dengan aturan random tidak boleh pakai toilet kalau bukan pengunjung coffee shop tersebut.
Terlalu sulit untuk masuk ke inti cerita atau memang keduanya memang rasanya sulit untuk berjumpa kembali? Kenyataannya setiap pertemuan selalu saja akting mereka itu seperti punya daya magis. Sulit untuk saling jatuh cinta duluan.
Hal inilah membuat keduanya jadi sulit banget. Namun, lama-kelamaan juga keduanya terbangun chemistry saat kondisi sulit sekalipun. Pusing? Iya makin pusing tujuh keliling toh kalau mereka berdua itu saling terkait satu sama lainnya.

Cuma Ben dan Bea sendiri rasanya masih terlalu dini untuk berhubungan, apalagi adegan demi adegan pun sepertinya ya begitu saja tidak ada yang spesial seperti telor ceplok hambar saja. Okelah nilainya untuk review Anyone But You cuma 5/10.






