
Layar.id – Nama Suzzanna selalu punya tempat spesial di hati pecinta film horor Indonesia. Kali ini, Soraya Intercine Films menghadirkan babak baru dari semesta horor legendaris itu lewat film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Film ini kembali menampilkan Luna Maya sebagai Suzzanna, peran yang sukses menghidupkan kembali ikon legendaris Indonesia. Luna tampil semakin mirip dengan Suzzanna, baik dari segi gestur, ekspresi, hingga aura mistis yang ia pancarkan.
Selain itu, Reza Rahadian juga turut berperan dalam film ini, menandai kolaborasi pertamanya dengan Luna dalam semesta Suzzanna. Kehadiran Reza menambah dimensi baru pada cerita, menggabungkan drama, misteri, dan ketegangan dengan akting yang pastinya kuat dan berlapis. Pemeran lainnya akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri langsung oleh Sunil Soraya, film ini menjanjikan kisah baru yang tetap menghormati warisan sang Ratu Horor sekaligus menghadirkan tampilan yang lebih segar, intens, dan sinematik.
Film ini membawa penonton ke dunia yang gelap dan penuh misteri, di mana kutukan dan dosa masa lalu kembali menuntut balas. Sosok Suzzanna (Luna Maya) kali ini tampil dengan aura yang jauh lebih magis dan penuh rahasia.
Ia tampak mengenakan kerudung merah dengan melati di kepalanya, memegang benda dengan nyala api yang membara. Seolah menandakan kekuatan supranatural yang bangkit dari masa lalu.
Meski belum banyak detail cerita yang diungkap, film ini disebut akan memperluas semesta Suzzanna Universe, menghadirkan konflik moral yang kuat, dan mengulik sisi manusia di balik horor supranatural.

Suzanna (sumber: Soraya Intercine Films)
Perilisan first look film ini bertepatan dengan 17 tahun wafatnya Suzzanna, yang meninggal pada 15 Oktober 2008. Momen ini menjadi penghormatan bagi ikon horor Indonesia yang tak tergantikan.
Luna Maya mengaku merasa terhormat bisa kembali memerankan Suzzanna. Ia bahkan menyebut bahwa tata rias dan karakterisasi kali ini membawa pengalaman yang berbeda dari dua film sebelumnya.
Luna Maya sendiri mengatakan bahwa Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar film horor, tapi juga sebuah penghormatan untuk sosok legendaris yang telah membentuk sejarah perfilman Indonesia. Dengan perpaduan akting, visual sinematik, dan cerita baru, film ini berpotensi sebagai salah satu horor yang menarik di tahun 2025.
Produser Sunil Soraya menyebut film ini adalah bentuk homage terhadap karya klasik Santet (1989). Film ini sekaligus mengambil langkah besar untuk memperluas “universe Suzzanna” dengan skala produksi yang lebih epik dan modern.
Sebelumnya, dua film dalam semesta ini, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), sukses besar di box office dengan masing-masing menembus lebih dari dua juta penonton.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa akan segera tayang di jaringan bioskop Indonesia pada 2025. Untuk tanggal pastinya, saat ini belum ada ya!
Ikuti terus perkembangan filmnya di Instagram @filmsuzzanna.official dan @sorayaintercinefilms untuk update terbaru seputar jadwal rilis dan konten eksklusif dari balik layar.






