Connect with us

Hi, what are you looking for?

Netflix

7 Fakta Sekte JMS yang Diangkat In The Name Of God: A Holy Betrayal

sekte JMS
Fakta sekte JMS serial A Holy Betrayal (Sumber: Netflix)

Terakhir diperbarui 14 Maret, 2023

Layar.idSerial dokumenter In The Name Of God: A Holy Betrayal yang tayang di Netflix 3 Maret 2023 lalu viral terkait sekte-sekte sesat yang ada di Korea Selatan. Serial ini berhasil memicu banyak tanggapan dari publik.

In The Name Of God: A Holy Betrayal dianggap memiliki nilai dokumenter yang sungguh berkualitas, yang disutradarai oleh Cho Seong Hyun, hasil kerjasama Netflix dan MBC.

Satu sekte yang menjadi pembicaraan hangat adalah, Jesus Morning Star (disingkat JMS) yang dipimpin oleh Jeong Myeong Seok.

Dari total 8 episode In The Name Of God: A Holy Betrayal, 3 episode awal khusus membahas JMS dan kengerian sekte tersebut.

Berikut ini 7 fakta sekte JMS dari serial dokumenter tentang sekte sesat Korea Selatan tersebut. Yuk simak!

1. Jeong Myeong Seok Mengklaim Dirinya Sebagai Mesias

Jeong Myeong Seok adalah pria kelahiran tahun 1945 yang mendirikan gerakan keagamaan baru Kristen yang bernama The Providence, secara resmi bernama Christian Gospel Mission.

Providence juga dikenal dengan nama Jesus Morning Star (JMS), sekte keagamaan ini aktif sejak tahun 1980-an.

Awalnya, cara pengajarannya dikatakan lebih berorientasi pada pendekatan ilmiah, menarik bagi orang muda.

Seiring waktu, dalam khotbahnya untuk merekrut umat baru, Jeong Myeong Seok sering mengklaim dirinya sebagai Mesias yang berperan sebagai wakil dari Tuhan.

Kemudian, ia juga mengklaim dirinya mampu meramal dan terbukti secara nyata akan menjadi kenyataan.

Para pengikutnya juga mengklaim disembuhkan dari penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh dokter di rumah sakit, sehingga semakin banyak orang yang percaya pada Jung Myung Seok dan ajarannya.

2. Manipulasi Seksual Wanita Muda

Dalam sekte tersebut, Jeong Myeong Seok mengundang beberapa wanita muda yang terpilih untuk melakukan pertemuan doa pribadi. Pertemuan itu kemudian berubah menjadi manipulasi seksual yang mengerikan.

Lalu, Myeong Seok mengklaim bahwa dirinya dipilih oleh Tuhan untuk menggunakan kuasa tersebut dan memaksa para wanita melakukan pembersihan spiritual. Dengan cara para wanita menikah dengannya lewat tindakan seksual.

Manipulasi tersebut membuat para korban tidak dapat melakukan penolakan. Pelecehan tersebut dilakukan kepada ratusan pengikut perempuan, bahkan ada juga korbannya yang masih dibawah umur.

Baca Juga: Sinopsis In The Name Of God: A Holy Betrayal, Sekte Sesat di Korea Selatan

3. JMS Masih Aktif Hingga Sekarang

Meski Myung Seok dijatuhi hukuman penjara karena kejahatan seksualnya. Namun, sekte tersebut dikabarkan masih aktif hingga sekarang.

Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh sekte dilaporkan masih berlangsung secara sembunyi-sembunyi dan bahkan berhasil mendapatkan pengikut baru.

Selain itu, Jeong Myeong Seok juga dilaporkan masih melakukan aktivitas dengan anggota sekte tersebut setelah bebas bersyarat pada tahun 2018. Ia diwajibkan memakai gelang kaki elektronik sebagai salah satu syarat dari pembebasannya.

4. JMS Mengajukan Larangan Penayangan

Diketahui, JMS sempat mengajukan permintaan ke Pengadilan Distrik Barat Seoul untuk melarang penayangan serial dokumenter Netflix tersebut, namun permintaan tersebut ditolak.

Pengacara Jung Myung Seok telah menuduh produser In The Name Of God: A Holy Betrayal menggunakan informasi yang bias dan menciptakan kesan palsu.

Pengadilan menyatakan bahwa bukti yang dibawa oleh JMS tidak cukup untuk membuktikan bahwa tuduhan dalam film dokumenter tersebut tidak benar.

5. Jeong Myeong Seok Kembali Ditangkap

Jeong Myeong Seok sempat dipenjara 10 tahun akibat kasus kekerasan dan pemerkosaan pada empat wanita pengikutnya di tahun 2009 lalu.

Pada tahun lalu, Jung Myung Seok kembali didakwa melakukan kekerasan seksual dan percobaan pemerkosaan terhadap beberapa pengikut wanitanya. Ada tiga korban tambahan mengajukan tuntutan terhadap pemimpin sekte tersebut, dan penyelidikan masih berlangsung.

Jung MyungSeok membantah bahwa ia memaksa korban-korban tersebut dan mengklaim tidak menggunakan kekerasan atau ancaman.

6. Intimidasi Dari Pengikut JMS

Selama sutradara Cho Seong Hyun meliput tentang sekte JMS dan Jung Myung Seo, ia mengaku telah mengalami intimidasi dan peretasan.

Dalam sebuah wawancara radio, Cho Seong Hyun juga membagikan bagaimana pengikut JMS mencoba menghalangi salah satu korban memasuki Korea untuk memberikan kesaksian melawan Jung Myung Seok.

Ada pula kejadian ketika anggota sekte JMS juga mengganggu wawancara untuk mengganggu produksi, membuat sang sutradara curiga ada anggota JMS dalam timnya.

7. Ada Idol Anggota JMS

Kabar beredar diantara netizen Korea, bahwa orang tua salah satu member boy band DKZ yang bernama Kyoung Yoon diketahui terlibat dengan sekte JMS.

DONGYO Entertainment, agensi dari grup tersebut, merilis pernyataan membantah mengetahui adanya koneksi keluarga Kyoung Yoon dengan organisasi keagamaan kontroversial.

Akhirnya dalam wawancara dengan Dispatch, Kyoung Yoon menjelaskan bahwa dia lahir di dalam agama tersebut dan pergi ke gereja JMS bersama orangtuanya saat masih kecil.

Meskipun ia tidak percaya bahwa Jung Myung Seok adalah mesias, Kyoung Yoon mengatakan bahwa ia secara bertahap dicuci otak untuk berpikir demikian.

Kyoung Yoon mengungkapkan bahwa ia bergabung dengan klub vokal JMS saat kelas tiga SMP, karena ia ingin mendapat pelatihan vokal yang baik namun terkendala biaya.

Akhirnya, Kyoung Yoon dengan tegas menyatakan bahwa ia telah meninggalkan JMS. Penyanyi yang lahir pada tahun 2000 itu berharap agar orang-orang memberinya kesempatan.

(Adl/Crs)

 

Sumber: Berbagai sumber

Foto: Netflix

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.
Advertisement

Trending

Advertisement

Baca Juga

Netflix

Layar.id – Teman Pelayar, Netflix sebagai media menonton secara streaming kali ini punya Top 10 untuk serial TV yang mungkin bisa kalian baca dan...

TV Series

Layar.id – Netflix membuka awal Maret 2023 dengan docuseries atau serial dokumenter berjudul In the Name of God: A Holy Betrayal. Dokumenter ini menceritakan...

Netflix

Layar.id – Netflix akan merilis MH370: The Plane That Disappeared, serial dokumenter tentang misteri hilangnya pesawat MH370 dari Malaysia menuju China pada tahun 2014....

Netflix

Layar.id – Menutup bulan Desember, ada banyak tayangan menghibur yang disuguhkan oleh layanan streaming Netflix. Mulai dari horor, thriller, romantis, hingga dokumenter, telah mereka...