Drama 4 Jam XXI Cileungsi, Nonton Film Anak Kok Film Dewasa?

Layar.id – Sebanyak 21 anak-anak dari sekolah sepak bola FCDC, Kamis (11/6) terpaksa gigit jari gagal menonton Film Animasi Garuda di Dadaku. Pemutaran film yang sedianya pukul 15.20 WIB di studio 3 Bioskop XXI Metropolitan Mall Cileungsi malah alihkan untuk film lain di pukul 19.OO WIB. Dan akhirnya menjadikan sebuah Drama 4 Jam XXI Cileungsi!

Drama terjadi sekira pukul 14.30 WIB saat Metropolitan Mall Cileungsi, termasuk gedung bioskop XXI terkena pemadaman listrik. Imbasnya jadwal pemutaran film sesuai tiket yang dipesan 21 anak-anak FCDC bersama para orang tua pendamping harus mundur.

“Jadi memang agak kaget dan kecewa karena mall (Metropolitan Mall Cileungsi) mati lampu dari pukul 14.30 WIB dan bioskop baru kembali beroperasi pukul 17.00 WIB,” ujar Debora, salah satu perwakilan orang tua.

Atas kejadian tersebut, pihak XXI Metropolitan Mall Cileungsi berdalih jika materi film Animasi Garuda di Dadaku terdampak dan tidak bisa diputar.

Tawarkan Film Dewasa ke Anak-Anak?

Sebagai gantinya mereka menawarkan 2 opsi. Pertama ialah rombongan FCDC bisa menonton film Children of Heaven atau Warkop DKI: Viralin Dooong..!! pada pukul 19.00 WIB. Lalu opsi kedua ialah refund.

“Untuk opsi refund terkesan berbelit-belit. Janjikan bisa berganti tetapi diulur-ulur untuk pindah menonton film yang lain. Bahkan juga menawarkan untuk pindah ke Bioskop XXI di Mall Ciputra Cibubur yang jaraknya cukup jauh dari lokasi sini,” kata Frida salah satu perwakilan orang tua yang lain.

Selayaknya penggemar sepak bola, batalnya pemutaran film animasi Garuda di Dadaku membuat kecewa anak-anak FCDC. Film animasi ini kisahnya tentang Putra, seorang anak berusia 13 tahun pengidap asma yang sering dapat ejekan di sekolah sepak bola.

Kehidupan Putra berubah ketika ia menemukan seragam ajaib dari seorang burung bernama Gaga yang membuka kemampuan sepak bolanya. Kisah Putra dengan hobi terhadap sepak bola juga semangat juang inilah yang harapannya bisa menginspirasi mereka.

Dipaksa Dewasa, Nonton Film lewat Batas Umur

Menunggu hampir 4 jam tanpa kepastian. Managemen XXI Metropolitan Mall Cileungsi juga terkesan kurang responsif. Bahkan tidak memberikan kompensasi apapun. Managemen XXI Metropolitan Mall Cileungi bergeming hanya memberi pilihan untuk menonton film berbeda dan tetap tidak bisa memutarkan film animasi Garuda di Dadaku.

Berdalih menghibur anak-anak yang terlanjur kecewa akhirnya rombongan FCDC memilih film Warkop DKI: Viralin Dooong..!! Sayangnya, film tersebut untuk usia minimal 13 tahun keatas. Dan rata-rata tidak sesuai dengan mayoritas umur anak-anak tim sepak bola FCDC.

Beberapa adegan cukup dewasa kerap tampil sepanjang pemutaran film. Meski tertawa, anak-anak pecinta sepak bola ini seperti “dipaksa dewasa” sebelum waktunya. Bahkan Drama 4 Jam XXI ini tidak hasilkan solusi sama sekali!

Tim XXI juga terkesan sepele dan sekadar normatif menyikapi hal ini. “Selamat malam Bapak
mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya Pak. Saya izin teruskan dan koordinasikan dengan tim terkait ya sekali lagi mohon maaf Pak,” ujar Masniar Hutajulu, Corporate Communication Manager Cinema XXI.

Nasi sudah menjadi bubur. Harapan anak-anak tim sepak bola FCDC untuk menonton film Animasi Garuda di Dadaku pastikan pupus. Berganti kenangan adegan-adegan di film Warkop DKI: Viralin Dooong..!! yang seyogianya belum waktunya mereka tonton. Semoga menjadi bahan evaluasi tim Cinema XXI.

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...