
Layar.id – Zaman sekarang, apa sih yang nggak dijadikan konten demi bisa viral di media sosial? Tapi kelompok perampok yang satu ini beneran beda kelas dan nekatnya nggak ada obat! Sutradara David Leitch kembali menghadirkan film laga terbaru berjudul How to Rob a Bank.
Mengangkat fenomena media sosial yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari, film ini memadukan aksi perampokan, kejar-kejaran dengan FBI, dan sorotan terhadap budaya viral yang sedang marak.
Film How to Rob a Bank mengisahkan sekelompok perampok bank yang memanfaatkan media sosial untuk menyiarkan aksi mereka secara langsung. Berkat keberanian dan strategi yang tidak biasa, kelompok ini dengan cepat menjadi viral hingga mendapatkan perhatian dan dukungan dari publik.
Namun, popularitas yang mereka nikmati juga membuat mereka menjadi target utama FBI. Untuk menghentikan aksi para perampok tersebut, pihak berwenang bekerja sama dengan seorang insinyur perangkat lunak yang memiliki kemampuan teknologi mumpuni untuk melacak jejak mereka.
Seiring waktu, aksi para perampok tidak lagi sekadar demi ketenaran atau jumlah penonton. Mereka ternyata memiliki alasan pribadi yang membuat bank-bank menjadi sasaran utama. Ketika kelompok itu semakin percaya diri dan merencanakan perampokan terbesar mereka, FBI berpacu dengan waktu untuk mengungkap motif sebenarnya sebelum semuanya terlambat.

Poster film How to Rob a Bank (sumber:
Amazon MGM Studios)
Film ini disutradarai oleh David Leitch, yang dikenal lewat sejumlah film aksi populer seperti Bullet Train (2022) dan Deadpool 2 (2018). Sementara naskahnya ditulis oleh Mark Bianculli.
Dari trailer diatas, How to Rob a Bank menampilkan aksi perampokan yang dipadukan dengan siaran langsung di media sosial. Konsep tersebut menjadi pembeda yang membuat film heist ini menarik untuk dinantikan.
Film How to Rob a Bank dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 4 September 2026. Ada kemungkinan tayang lebih awal di bioskop Indonesia, tungguin ya!






