Review Good Luck, Have Fun, Don’t Die! Mixed Feeling

Adiyasa PrahendaFilm4 months ago314 Views

Review Good Luck

Layar.id – Kalau Film ini keluar sebelum AI booming, mungkin kita bisa prediksi apa saja yang harus kita antisipasi sebelumnya. Namun, apakah yang terjadi kalau AI ini sudah kuasai semua lini dan bahkan memperbudak semua orang di muka bumi ini. Itulah yang terjadi di Film Good Luck, Have Fun, Don’t Die! Dan inilah Review Good Luck, Have Fun, Don’t Die!

Ceritanya bermula dari kemunculan di Diner pada malam hari untuk mencari pasukan buat menyerang sebuah rumah. Ternyata, rumah itu berisikan seseorang yang katanya jadi pion dari AI tersebut. Lantas, apa yang terjadi? Kita simak dulu deh bahasan Review kali ini.

Cerita Seperti Menunjukkan Pengaruh AI (Versi Buruk)

Istilahnya sih, mau menunjukkan sisi lain AI yang sebenarnya kalau mereka abusive bakalan bisa jadi senjata makan tuan. Tapi di film ini sepertinya Homme Du sendiri menunjukkan kalau AI ini adalah musuh bersama. Semua orang harus bisa melawan dan kalau tidak akan jadi budah AI selamanya.

Keseruannya sendiri sudah mulai dari Homme Du mencari pasukan untuk melakukan perlawanan. Namun, satu sisi juga ada beberapa POV orang-orang yang ada di film tersebut. Mulai dari Mark, Susan sampai Ingrid. Semua punya porsi cerita yang bisa jadikan Puzzle di film ini.

Cuma sayang aja sih di menjelang ending terasa sekali Draggy dan bisa saja ambil keputusan lebih tepat. Selebihnya sih beneran kaya gambarin ini lho AI dan penggunaan brutal bakalan bisa bikin kalian jadi budak AI.

Selebihnya sih, POV dari para pasukan ini juga menambah alasan penting kenapa Homme Du datang. Kemudian POV Inggrid itu sebagai Alergi Elektronik ataupun barang dengan sinyal. Jadinya ini senjata andalan mereka.

Tapi jelasnya sih nonton dulu biar keseruan di review ini kalian rasakan deh.

Akting Kocak dari Sam Rockwell

Sam Rockwell ini memang dari awal selalu berikan kejutan. Entah gaya aktingnya sampai ada saja hal random dari Sam Rockwell. Kemudian Juno Temple sendiri hadir dengan perangai yang lebih fragile namun banyak sekali masalahnya. Kemudian, Haley Lu Richardson ini beneran punya karakter yang bisa jadi lead kedua setelah Homme Du dari Sam Rockwell.

Mungkin peran Mark oleh Michael Pena sebenarnya lebih menunjukkan sosok Pena sejatinya. Terus partnernya Zazie Beets sendiri jadi pusat perhatian juga. Rasanya kaya menikmati komedi noir dengan rasa pahit sekali.

Visual Pun Juga Sangat Menawan

Sebagaimana kita tahu kalau Visual dari film ini juga menawarkan dystopia tanpa ujung. Dimana tuntutan seperti Film dengan masa depan suram dan lainnya. Kemungkinan itulah yang membuat Film ini jauh dari kata ceria atau apapun itu. Melainkan banyak sekali hal suram yang beneran bisa jadi pembelajaran kalau ini film sebenarnya punya rasa berbeda sekali dibandingkan yang lain.

So, kalau mau kasih angka kemungkinan sih bisa 8/10 deh!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...