
Layar.id – Film horor baru berjudul Asrama Putri merupakan karya sutradara Wishnu Kuncoro. Film ini disebut terinspirasi dari kisah nyata yang sempat viral di kalangan mahasiswa. Sutradara Wishnu Kuncoro mengatakan cerita tersebut merujuk pada peristiwa yang dikabarkan terjadi di sebuah kampus di Bogor, seperti dikutip dari Detik.com.
Film ini nggak cuma jual adegan kaget-kagetan. Asrama Putri lebih fokus pada masalah kekerasan seksual sampai penyalahgunaan kekuasaan. Sosok hantu dalam cerita digambarkan sebagai simbol korban yang menuntut keadilan atas ketidakadilan yang dialaminya.
Film Asrama Putri menceritakan tentang kedatangan Mia, dosen baru di sebuah kampus, yang bertepatan dengan peristiwa kesurupan seorang mahasiswi. Insiden tersebut memang berhasil diatasi oleh Rektor Liza, tetapi dampaknya masih terasa, terutama pada Loly yang menjadi lebih sensitif dan kerap kerasukan di lingkungan asrama putri.
Situasi kampus semakin rumit karena adanya praktik prostitusi yang dijalankan Miko dan Beny, yang meresahkan para mahasiswi. Di tengah kekacauan itu, muncul sosok hantu perempuan bernama Sally. Setiap kemunculannya selalu berujung pada kematian, membuat suasana asrama semakin mencekam.
Gwen bersama Mia berusaha mengungkap misteri yang menyelimuti kampus, termasuk menelusuri keterkaitan Sally dengan orang-orang di dalamnya. Penelusuran mereka membawa pada sebuah buku harian yang diduga milik Sally. Dari sana terungkap bahwa semasa hidupnya, Sally pernah mencintai seorang dosen bernama Lazuardi, yang kemudian menjadi sosok yang sangat dibencinya.

Mawar Butterfly dan Samuel Rizal – Pemeran Asrama Putri (sumber: @mafly17/Puras Production)
Asrama Putri tayang mulai mulai 19 Februari 2026 di banyak jaringan bioskop besar seperti CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan lainnya.






