Ramuan Zombie Lokal ala Kimo Stamboel dan Boby Ari Setiawan di Film “Abadi Nan Jaya”

Isaura SalsabillaBerita Hiburan9 months ago447 Views

Kimo Stamboel sutradara Abadi Nan Jaya

Layar.idFilm Netflix berjudul Abadi Nan Jaya dari sutradara Kimo Stamboel sukses mencuri perhatian warganet sejak perilisan trailer-nya. Pasalnya, film ini menyajikan tema zombie dengan muatan lokal yang cukup heavy, menjadikannya film zombie Indonesia yang langsung kebajiran pujian sebelum penayangannya. Film Abadi Nan Jaya mulai tayang di Netflix tanggal 23 Oktober 2025.

Namun, dalam pembuatan film zombie, tentunya ada beberapa “template” yang udah kebayang dari film-film zombie yang sudah rilis terlebih dahulu. Jadi, apa yang membuat film Abadi Nan Jaya berbeda dan lebih spesial? Bisa kita jawab dengan statement: karakter para zombie!

Ramuan Zombie ala Kimo Stamboel

Menarik banget, film Abadi Nan Jaya memulai persebaran virus mereka dari latar di sebuah desa bernama Wani Rejo. Pemilihan latar desa ini jadi ide yang cakep banget, karena lebih keliatan lokal dari aktivitas para warganya. Mungkin kalo ada sequel, bisa kali ya zombienya pada berkeliaran di Blok M?

zombie di Abadi Nan Jaya

Zombie di Abadi Nan Jaya (sumber: Netflix)

Tapi, yang jadi keunikan tersendiri bagi penonton adalah karakter zombie yang digambarkan sedemikian rupa oleh Kimo Stamboel bersama koreografer Boby Ari Setiawan. Pada sesi press conference film Abadi Nan Jaya di hari Rabu, 22/10/25 berlokasi di Epicentrum XXI, keduanya berbagi “ramuan” zombie lokal yang diciptakan dalam film ini.

Kimo Stamboel selaku sutradara menegaskan bahwa Abadi Nan Jaya dibuat untuk membawa “lokalitas Indonesia” ke panggung global. Ia memasukkan elemen khas seperti jamu, pesta sunatan, hingga adzan dan petasan sebagai latar yang autentik. Saking autentiknya, ini jadi bagian yang seru dan memorable banget!

Sang sutradara juga mengambil referensi tanaman Kantong Semar sebagai salah satu inspirasi visual zombie. Kalo ngambil inspirasinya dari bunga anggrek, terlalu cakep kali ye…

Gerakan Zombie Gak Boleh Asal!

Koreografer Boby Ari Setiawan membuat sekitar 200 koreo berbeda untuk para zombie di film Abadi Nan Jaya. Bahkan, Boby menghabiskan enam bulan untuk merancang gerakan zombie yang berbeda-beda tergantung bagian tubuh yang tergigit. Proses syuting dilakukan sesuai kronologi cerita agar pemain bisa merasakan perkembangan emosi secara natural.

para pemain abadi nan jaya

Pemain Abadi Nan Jaya (sumber: @armanfebryan /Instagram)

Karena koreonya nggak bisa asal-asalan, para pemain Abadi Nan Jaya, khususnya yang berubah menjadi zombie, menghabiskan workshop yang cukup intens untuk melatih gerakan, suara, dan nafas serta ekspresi zombie yang sempurna. Selain itu, Boby memadukan kondisi fisik seperti sakit demam dengan reaksi-reaksi zombie terhadap hal di sekitarnya, seperti air, udara, suara, bahkan sinar.

Di sesi press conference, Boby bahkan mencontohkan bagaimana suara, gerakan, dan ekspresi zombie yang berpadu menjadi satu. Kiki Narendra selaku salah satu pemain yang berperan sebagai zombie ikut “unjuk kebolehan” suara zombie yang telah dilatihnya beberapa kali di mikrofon. Kereeen!

Abadi Nan Jaya menceritakan tentang sebuah keluarga disfungsional yang memiliki bisnis jamu bernama Wani Waras. Suatu hari, sebuah jamu baru rilis dalam bentuk sample pada tangan Sadimin, pemilik pabrik jamu tersebut. Namun, setelah menenggaknya, Sadimin justru berubah menjadi zombie dan menyebarkan virus ke seluruh desa.

Film ini dibintangi oleh Mikha Tambayong, Eva Celia, dan Marthino Lio. Saksikan Abadi Nan Jaya di Netflix.

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...