Review Tak Ingin Usai di Sini (2025), Friendzone Kah?

Layar.id – Film Tak Ingin Usai di Sini adalah film drama yang cocok buat kalian yang pengen ngabisin tisu di dalam bioskop. Yup, sebuah karya terbaru dari sutradara Robert Ronny yang sebelumnya sukses merajai urutan ke #1 di Top 10 Film Netflix dengan film The Most Beautiful Girl in the World. Artikel ini akan memberikan Review  Tak Ingin Usai di Sini yang tayang di bioskop mulai 5 Juni 2025!

Spoiler alert, artikel ini akan mengandung spoiler demi kebutuhan review, ya!~

One Remarkable Remake

Mungkin kalian udah bisa nebak, film Tak Ingin Usai di Sini adalah sebuah karya remake dari film asal Korea Selatan yang berjudul “More Than Blue” dan rilis di tahun 2009. Bisa dibilang, ekspektasi lumayan tinggi saat masuk ke studio. Karena, film More Than Blue ini sukses bikin mewek-mewek saat pertama kali nonton.

Setelah menonton adu akting Bryan Domani dan Vanesha Prescilla, ekspektasi saya terbayarkan akan kombinasi Shasa dan Bryan yang bener-bener saling ngelengkapin. Akting Bryan sebagai seorang K, laki-laki dengan penyakit kanker yang berusaha Ia tutupi dari sang terkasih, Cream.

Di sisi lain, Cream menunjukkan bentuk kasih sayang yang unik: galak dan lumayan moody, tapi somehow nggak bikin cringe atau kesel. Justru jadi gemes banget! Sedikit banyak membuat saya bertanya, kok bisa ya orang seekstrovert Cream betah sama orang seintrovert K? Memang sih, genre dan trope ini belum tentu fit sama semua orang…

Tapi, besar rasa cinta K dan Cream terlalu mengundang untuk ditonton. Kalau ada yang bilang film ini adalah salah satu karya Robert Ronny yang paling bagus, it surely does!

Pecahnya Bryan Domani Sebagai Peran Utama

Review Tak Ingin Usai Di Sini

Kalo ada yang bisa saya kasih tepuk tangan paling besar, maka Bryan Domani-lah aktor yang paling juara di film Tak Ingin Usai di Sini. Pengadeganan Bryan sebagai seorang K yang sakit, bahkan sekarat.

Chemistry Bryan dan Vanesha sebagai Cream dan K pun mengalir dengan lancarnya. Ada satu adegan favorit saat K terbaring di ranjang rumah sakit dan Cream ikut berbaring di belakangnya, memeluk K. Di situ, K menangis ketakutan karena ia akan kehilangan Cream, sekaligus nyawa dan hidupnya. Adegan yang bikin terenyuh parah, apalagi kalo nontonnya pas lagi kepengen mewek.

Akting Bryan di adegan itu adalah salah satu akting terbaik Bryan Domani yang bener-bener membekas di ingatan saya.

Yang Kureng-Kurengnya

Review Tak Ingin Usai Di Sini

Di sebuah karya yang segitu bagusnya, tentu ada hal-hal kecil yang bisa jadi ranah advice, alias kritik dan saran. Seperti yang sudah kami sebutkan, mungkin trope friendzone ala K dan Cream ini nggak begitu ngena buat semua orang.

Di beberapa adegan, ada scene-scene interaksi K dan Cream yang kerasa agak rushed. Akibatnya, kesan romantisnya jadi sedikit mengabur. Tapi ya jadinya cringe-cringe gemes gitu, sih. Hehehe.~

Overall Review

Review Tak Ingin Usai di Sini adalah sebuah film drama yang alurnya ringan dan mudah menghipnotis penontonnya untuk terus menonton sampe post ending scene. Apalagi, Rossa mengisi original soundtrackAku Baik Saja” di film ini sekaligus menjalani debutnya sebagai aktris! Wuaaaw.~

Tim Layar.id memberikan skor 8/10 untuk film Tak Ingin Usai di Sini. Sebuah karya yang wajib masuk watchlist dari sutradara Robert Ronny. Tayang mulai 5 Juni 2025, ya!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...