Review Until Dawn, Seru Seh Tapi Ya Kurang Greget

Adiyasa PrahendaFilm Barat1 year ago633 Views

Layar.id – Bagi yang suka main game konsol sudah tak asing dengan Until Dawn. Mungkin sebagian orang nonton walkthrough di Youtube game ini dan pastinya Jumpscare film ini beneran menakutkan dan beneran bikin jantung mau copot! Tapi semua itu sirna ketika Sony Pictures memutuskan jadikan film dengan latar cerita berbeda.

Iya, berbeda dengan versi game dan juga latar tempat dan karakternya semua berbeda jauh! Namun, apakah sama? Ataukah memang Sony sendiri kebingungan adaptasi ke dalam film karena memang di game-nya sendiri gunakan skema Butterfly Effect. Lantas, apakah berpengaruh ke dalam pemilihan cerita? Memang berpengaruh tapi ini kan di Game konsol.

Sekilas agak membingungkan namun apakah ceritanya beneran bisa mereka terapkan? Okelah kita bahas deh kali ini.

Segi Cerita? Ya Kurang Begitulah

Sebenarnya sih dari segi cerita pun kita paham ada lima teman dan mereka semua saling gotong royong untuk menyelamatkan adiknya dari teman mereka, Clover. Alih-alih mereka cari keberadaannya malah jatuhnya terjebak dalam permainan hidup terus mati dan hidup terus mati lagi. Begitu terus sampai bisa keluar dari permainan tersebut.

Tapi yang jadi masalah adalah ceritanya ini mengandalkan jumpscare dari WENDIGO! Iya, makhluk berbentuk Zombie ini seharusnya jadi poin penting. Tapi ya cuma jadi pelengkap doang, Memang seh jatuhnya ini film horor based on game tapi ya gak gagal total. Alias setengah matang ceritanya ini! Mana bagian dari game beneran sedikit banget ada di endingnya.

Jujur seh, seperti film horor kebanyakan dan rasanya kayak kecewa kalau ini sepatutnya masuk ke prekuel di Game Until Dawn. Okelah kita kasih nilai 5/10 untuk review until dawn.

 

Akting Jadi Gimana Ya? Ini Review Until Dawn versi kami

Review Until Dawn

Sebenarnya akting pendatang baru ini beneran oke seh. Bisa mendalami karakter baru dan juga berusaha into the Game. Konflik antar pemain pun juga menarik sekali untuk kita kulik. Cuma dari ceritanya saja sudah melenceng dan seberapa usaha mereka buat nge-carry cerita-nya pun akan terasa sulit sekali.

Permasalahan sendiri muncul ketika mereka berlima itu harus menentukan apa yang harus dilakukan. Belum lagi Clover harus selesaikan masalah dengan adiknya dan masih banyak lagi perang ideologi antara mereka. Ya, sebenarnya sih sudah mendekati apa yang terjadi di game.

terus Dr.Hill-nya ini bagus pembawaan karakternya. Peter Stormae memang ahlinya dalam bikin orang greget namun ya begitulah akhirnya dia mati dengan cara paling konyol. Ya, nilai dari review Until Dawn sendiri buat akting hanya 6/10.

Sinematografi? Beneran Seh Bagus

Review Until Dawn

Soal sinematografi sendiri sudah bagus banget. Set tempat pun beneran berbeda. Kaya berada di bawah tanah lengkap dengan segala lab percobaan. Terus setting lokasi dan cuaca hujan pun menarik sekali. Pasalnya, dari segi cerita seh kalau SONY mau gambling pun bisa lho angkat versi game dengan alur yang beneran lebih rapih dan berani.

Review Until Dawn

Cuma ya begitu deh kondisinya, SONY tidak mau gambling dan main aman. Malah jadinya flop deh, tapi overall set dan scoringnya lumayan lah. Bisa dapat angka 7/10 deh.

Overall sih angkanya berapa? ya silahkan coba sendiri. Setidaknya coba review until dawn kali ini.

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...