
Layar.id – Kalau sudah mulai adu kekuatan sih biasa tapi ini adu otot dengan orang besar. Siapa yang jiper duluan itu pemenangnya. Sayangnya sih beda sama Reacher lawan Paulie, mereka berdua ini sama-sama besar dan bakalan jadi daya tarik keduanya sih. Okelah, ini review Reacher Season 3 berikut ini.

Lantas, apa sih yang bikin Musim ketiga Reacher kali ini agak lebih sulit. Dan pastinya meninggalkan formula di kedua musim pertama. Namun, apa bisa mengikat penonton yang sebenarnya suka dengan karakter dan cerita dari Reacher sendiri.
Untuk itu mari kita bahas dulu deh episode demi episode dari Reacher Season 3 berikut ini.

Seberapa jauh sih cerita dari Reacher dari kedua musim kemarin? Pertanyaan paling oke saat ini. Setiap opening dari episode pertama selalu menyajikan kemana ia pergi dan ada apa masalah yang bakalan ia hadapi di kemudian hari. Tapi tidak menyinggung siapa musuh yang ia temui, baru deh di beberapa episode ketahuan ini musuhnya siapa.
Nah episode di musim ketiga baru kelihatan kalau Reacher gunakan pendekatan natural dan berbeda dari sebelumnya. Ia mencoba angkat masalah yang terjadi lingkungan itu dan masuk ke dalam ruang lingkup musuh tanpa orang tahu ini lho musuh di season ini.

Sudah begitu, karakter musuhnya langsung bertemu dengan Paulie di awal. Baru bertemu dengan Beckie dan kawan-kawannya komplotannya. Nah, permasalahannya ini lho, Paulie dari awal adalah musuh terkuat Reacher, badan besar dan berotot. Selain itu berpotensi jadi rival abadi dari Reacher lho.
Selain itu masuknya Quinn oleh Brian Tee ini adalah sosok kunci dari seluruh musim atau hanya decoy yang nantinya bakalan bertemu dengan Reacher? Pastinya seh bakalan seru seh soalnya Prime seperti mencoba lebih jauh dengan buat dua layer cerita.

Intinya seh menarik dari ketiga episode semuanya beneran sesuai dengan plan dan sangat jauh berbeda dari kedua musim kemarin. Belum lagi ini diangkat dari novel mereka berjudul Persuader, sehingga ceritanya ini lebih pas dan seharusnya sama dengan apa yang terjadi di novel.

Soal karakter di season 3 ini memang aneh cara selesainya. Setiap karakter pendukung di setiap episode pasti ada aja selesainya. Bahkan ada satu yang beneran mati di ketiga episode tersebut. Rasanya sih, lebih bervariasi aja dengan karakter yang suddenly gak ada lagi dan cuma bertahan satu atau dua episode saja.
Kalo dari sisi Reacher malah jatuhnya lebih solid dan perlahan naik. Tapi ini baru tiga episode lho, sehingga tidak menampik kalo episode berikutnya bakalan lebih plot twist.
kalo mau bicara soal review Reacher season 3 mungkin ini yang cocok. Dengan karakter yang lebih membumi dan musuhnya banyak tapi cepat tereliminasi jelas banget kalo ini adalah versi baru dari Reacher. Jadi nilainya untuk Review Reacher Season 3 adalah 7.2/10 deh.






