Samsara Boyong 4 Piala Citra! Film Bisu Pertama di FFI 2024!

Layar.id – Film Samsara mendapat total 9 nominasi di Piala Citra 2024. Malam anugerah tersebut telah berlangsung di ICE BSD pada tanggal 20 November 2024. Dari 9 nominasi tersebut, film Samsara sukses membawa pulang total 4 nominasi untuk film ini.

Garin Nugroho Menangi Kategori Sutradara Terbaik di Piala Citra 2024

Sutradara film Samsara yaitu Garin Nugroho meraih penghargaan Piala Citra sebagai Sutradara Terbaik di malam anugerah FFI 2024. Film yang nantinya akan menjadi pembuka ajang JAFF 2024 ini adalah film hitam putih sekaligus film bisu pertama yang memenangkan Piala Citra.

Garin Nugroho sempat membagikan tantangan besarnya selama menyutradari film Samsara. Film Samsara mengangkat tema film hitam putih dan tidak ada dialognya, alias film bisu. Sebagai ganti dialog, Samsara menggunakan alunan musiik tradisional berpadu dengan musik modern.

“Membuat film bisu dari segi konsepnya itu mencari dananya susah, apalagi ini hitam putih. Dan pencampuran antara dance, teater, flm, fashion dan sebagainya. Ini adalah sebuah inovasi yang tidak mudah untuk dibuktikan,” tutur sutradara Samsara Garin Nugroho.

Samsara Bawa Pulang Piala Penata Busana, Penata Musik dan Pengarah Sinematografi Terbaik

Penata busana untuk film ini yaitu Retno Ratih Damayanti membawa pulang penghargaan Penata Busana Terbaik dari Malam Anugerah Piala Citra FFI 2024. Pada malam anugerah, Retno Ratih tidak dapat hadir sehingga penerimaan pialanya harus diwakilkan oleh tim Samsara.

Tidak hanya itu, Film ini turut membawa pulang piala dari kategori Penata Musik Terbaik di Piala Citra 2024. Wayan Sudirana dan Kasimyn selaku penata musik film Samsara hadir untuk menerima piala anugerah dengan antusias. Mengingat film ini adalah film bisu, maka musik tentunya adalah salah satu elemen pengganti percakapan yang krusial dalam film tersebut.

Terakhir, piala dari kategori Penata Sinematografi terbaik jatuh ke tangah Batara Goempar, I.C.S. Samsara membawa penontonnya pada pelataran Bali di awal abad ke-20. Film ini menyajikan pemandangan yang menggabungkan sinema dengan teater sekaligus konser, sesuai dengan tema yang dijabarkan oleh Garin Nugroho yaitu teater dan film.

Kalau kamu belum nonton film ini, you might wanna check their trailer first.

Film Bisu Hitam Putih Pertama Yang Meraih Piala Citra

Film ini menceritakan tentang Darta, seorang pria jelata dari keluarga pengrajin bambu. Darta jatuh cinta pada Sinta, seorang wanita dari keluarga bangsawan kaya raya. Karena kesenjangan yang begitu jauh, Darta mengalami penolakan dari orangtua Sinta.

Tidak mau berputus asa, Darta mencari jalan pintas melalui pperjanjian mistis antara ia dengan Raja Monyet. Hal ini ia lakukan demi mendapatkan kekayaan dan bisa meminang kekasihnya. Darta tidak peduli dengan konsekuensinya di masa depan kelak.

Kehadiran Samsara di nominasi Piala Citra adalah suatu hal yang patut dibanggakan dalam sejarah penganugrahan film Indonesia. Pasalnya, film tersebut merupakan film bisu hitam putih pertama yang mendapatkan Piala Citra di ajang FFI. Wow!

 

Congratulations!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...