Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film

Review Temurun, Sebuah Taman Bermain Bagi Sinemaku

Review Temurun

Terakhir diperbarui 31 Mei, 2024

Layar.id – Kalau saja mau bahas soal film horor Indonesia. Tentu saja banyak sekali film Indonesia dengan genre horor. Tak sangka saja, Sinemaku, sebuah Production House dengan nakhoda oleh Prilly Latuconsina dan Umay Shahab ini bisa jadi playground buat film baru mereka. Okelah, kita sebut saja sebuah review Temurun.

Sebenarnya, Temurun sendiri hadir dengan formula film yang tidak biasa buat genre horor. Alih-alih mencoba untuk hadirkan tone seperti biasa, ini malah hadirkan warna ungu? Jelas banget kalau mereka berusaha hadirkan film dengan nuansa berbeda sekali.

Baiklah kita akan bahas detail seperti apa review Temurun kali ini. Apa menarik sekali atau memang bakalan se-wow itu?

Berani Gunakan Dua Alur Cerita

Kalau bicara alur cerita sendiri, sebenarnya mereka bisa hadirkan formula yang sama demi mempertahankan eksistensi dan jumlah penonton. Tetapi, mereka justru gunakan eksperimen dua alur cerita dalam satu babak. Kenapa bisa begitu?

Jadi ada dua karakter, Dana atau Sena perankan oleh Bryan Domani. Sedangkan Yasamin Jasem jadi Dewi, keduanya memang anak dari Agung dan Dyah perankan oleh Karina Suwandi dan Kiki Narendra. Memang keduanya merupakan cucu dari Gayatri, perankan oleh Jajang C. Noer.

Dari segi cerita sendiri terlihat jelas kalau Inarah berusaha buat dua POV dari kedua sosok tersebut. Tetapi bukan itu yang ia mau dong. Melainkan bagaimana seorang POV dari sosok perempuan dan lelaki itu bisa jadi perbandingan yang mencolok termasuk hal-hal yang sering kita jumpai.

Mulai dari masalah warisan sampai hal mistis yang sebenarnya banyak kita jumpai di kehidupan tersebut. Meskipun kemasan dari alur cerita ini seperti mengerucut ke perempuan itu adalah bagian penting dari semua lini kehidupan. Mereka pun bisa memimpin sebuah perusahaan keluarga sekalipun.

Akting Bryan Domani Jauh Berkelas

Memamg Bryan Domani sendiri jujur lebih menarik di film horor ini. Melepas kesan sebagai sosok lelaki ganteng. Malah ini merupakan akting perdana di film horor buat dia. Setidaknya apa yang bisa Bryan Domani bawa kali ini lebih berkelas dan menawan.

Lantas, bagaimana dengan Yasamen sendiri? jujur perannya sebagai Dewi sendiri lebih seru dan berani sekali. Bahkan kita kaya nonton pertarungan antar member keluarga untuk mendapatkan satu peternakan bukan? Ini paling sering kita jumpai.

Jadi…kesimpulannya?

Kesimpulannya adalah ini babak baru sekaligus playground bagi Sinemaku untuk kembangkan cerita horor versi mereka. Meskipun Temurun terlihat mirip Ari Aster dalam film Midsommar atau Hereditary. Namun, Inarah sendiri mungkin saja menyimpan kejutan lainnya.

Dan Sinemaku mungkin bakalan beragam cerita baru hanya dari Temurun saja. Entah bakalan ada film horor lainnya tidak tahu. Jelasnya, ini Taman bermain bagi Sinemaku dan sineas muda lainnya dan harapannya seh dari Temurun yang memang sedikit dragging di beberapa babak, rasanya tidak jadi masalah di kemudian hari. Nilainya, 4/5.

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Jadwal Tayang

Layar.id – LOL: Last One Laughing menjadi acara komedi yang paling banyak ditonton sepanjang masa di Prime Video terutama di Italia, Prancis, dan Jerman....

Berita Hiburan

Layar.id – Romantis! Aku Bukan Ustazah berhasil menjadi drama Malaysia favorit di tahun 2024 ini. Ya, drama ini mengisahkan tentang kisah Aminah seorang gadis...

TV Series

Terakhir diperbarui 31 Mei, 2024 Layar.id – Serial The Boys telah memproduksi empat season yang sukses mencuri perhatian penonton. Kabar gembira, The Boys bakal...

Film

Terakhir diperbarui 17 Juni, 2024 Layar.id – Okelah sebuah film terbaru dari Falcon Pictures ini berani keluar dari pakem. Bahkan kalau bisa bilang inilah...

Exit mobile version