
Layar.id – The Shrine menjadi film horor terbaru yang menggabungkan mitologi Jepang dengan sentuhan horor Korea. Film ini disutradarai oleh Kumakiri Kazuyoshi dan menjadi film Korea pertama yang digarap sineas asal Jepang tersebut.
Mengangkat legenda kamikakushi, yaitu kepercayaan tentang orang yang menghilang karena “dibawa pergi” oleh roh atau dewa, The Shrine menyajikan misteri hilangnya para mahasiswa yang berujung pada teror mengerikan.
Film The Shrine mulai tayang di bioskop Indonesia pada 10 Juli 2026.
Film The Shrine menceritakan tentang sekelompok mahasiswa yang mengikuti proyek pertukaran budaya Korea-Jepang di Kobe. Mereka datang untuk mempersiapkan sebuah pameran yang memanfaatkan bangunan-bangunan terbengkalai sebagai objek penelitian.
Suatu hari, salah seorang mahasiswa menghilang setelah melakukan survei ke sebuah kuil tua yang telah menjadi reruntuhan. Tak lama kemudian, mahasiswa lain mulai mengalami kejadian aneh, bahkan menghilang dan tewas secara misterius.
Yu Mi, manajer rombongan mahasiswa, merasa ada kekuatan jahat yang bersembunyi di balik rangkaian peristiwa tersebut. Ia kemudian meminta bantuan Myung Jin, mantan seniornya di kampus yang sudah lama tidak berhubungan dengannya.
Myung Jin merupakan seorang dukun yang memiliki kemampuan mendengar suara-suara gaib. Setibanya di Jepang, ia menghadapi entitas mengerikan yang menghuni kuil tersebut dan bekerja sama dengan Pastor Han Ju untuk mengungkap misteri di balik teror yang menimpa para mahasiswa.
Seiring penyelidikan berlangsung, mereka mulai menemukan kaitan antara serangkaian peristiwa itu dengan legenda kamikakushi.

Kim Jae Joong (sumber: JTBC News)
The Shrine menjadi film horor pertama sekaligus film comeback Kim Jae Joong ke layar lebar setelah 14 tahun sejak membintangi Codename: Jackal (2012).

Gong Sung Ha (sumber: JTBC News)
Mengutip wawancara eksklusif Sportsworldi (8/7/2026), Kim Jae Joong mengaku tertarik bergabung karena The Shrine memadukan shamanisme Korea dengan nuansa horor Jepang yang dihadirkan sutradara Kumakiri Kazuyoshi.
Menurut Kim Jae Joong, karakter Myung Jin mengalami banyak perubahan selama proses pengembangan naskah hingga menjadi sosok yang lebih misterius dan pendiam. Kumakiri Kazuyoshi bahkan sengaja tidak menjelaskan seluruh latar belakang karakter kepada Kim Jae Joong sejak awal agar misteri dalam film tetap terjaga.

Kim Jae Joong (sumber: BY4M Studio)
Karakter Myung Jin juga dirancang bukan sebagai dukun tradisional, melainkan sosok yang lebih bergaya fantasi agar sesuai dengan dunia cerita film.
Kim Jae Joong mengaku memerankan Myung Jin bukan perkara mudah karena harus menahan emosi hampir sepanjang film. Menurutnya, tantangan terbesar adalah menjaga agar ekspresi dan dialog tidak mengungkap terlalu banyak informasi kepada penonton.

Kim Jae Joong, Gong Sung Ha di The Shrine (sumber: BY4M Studio)
Selain menjadi pemeran utama, Kim Jae Joong juga membawakan lagu penutup bertajuk “BURN”.
Dikutip dari The JongAng (20/6/2026), Kim Jae Joong mengatakan nuansa horor Jepang dalam film ini terasa kuat karena proses produksinya ditangani Kumakiri Kazuyoshi bersama sebagian besar kru asal Jepang, sementara proses syuting dilakukan di Jepang.

(sumber: BY4M Studio)
Film ini juga menggunakan lokasi syuting asli, termasuk kuil terbengkalai dan terowongan bawah tanah di Jepang yang memperkuat atmosfer mencekam sepanjang film. Menurut materi promosi film, beberapa lokasi tersebut juga dikenal memiliki reputasi angker di kalangan warga setempat.
Sebelum tayang di Indonesia, The Shrine lebih dulu diputar di festival film pada 5 Juli 2024. Film ini kemudian dirilis di Jepang pada 6 Februari 2026 dan tayang di bioskop Korea Selatan pada 17 Juni 2026.
The Shrine tayang di bioskop pada 10 Juli 2026.






