Review Bercinta dengan Maut, Jauh Lebih Baik

Adiyasa PrahendaiQIYI4 days ago195 Views

Layar.id – Mungkin inilah serial original iQIYI yang benar-benar terasa berbeda dari kebanyakan OTT lain. Kenapa? Karena dari awal, serial ini seperti lebih paham apa yang dekat dengan selera penonton Indonesia. Bukan cuma dari sisi cerita, tapi juga dari kemasan produksi yang terasa lebih matang, rapi, dan meyakinkan. Seperti Review Bercinta dengan Maut.

Secara garis besar, Bercinta dengan Maut mengisahkan sebuah keluarga politisi yang menyimpan banyak kepentingan di balik citra sempurna mereka. Di tengah pusaran intrik itu, sang menantu justru menjadi korban karena tak mampu menempatkan diri dalam lingkungan keluarga yang penuh manipulasi. Masalahnya makin rumit ketika terungkap bahwa ia punya saudara kembar yang sama sekali tidak mereka ketahui. Dari sini, cerita bergerak ke arah yang lebih gelap, penuh rahasia, dan tentu saja dramatis.

Cerita yang Terasa Seperti Novel Online

Kalau bayangin sih, serial ini memang sangat dekat dengan formula novel online bertema mafia, politik, dan romansa gelap. Dan jujur saja, itu bukan hal buruk. Justru dari situlah daya tariknya dari sebuah cerita yang banyak sekali ada di serial ini. Banyak penonton Indonesia memang menyukai drama tentang orang kaya, konflik keluarga, dan permainan kuasa yang terus saling menghantam.

Intrik politik di dalamnya juga tidak seperti setengah hati. Memang tetap terasa seperti adaptasi dari dunia novel online, tetapi justru itulah yang membuat serial ini mudah kalian nikmati. Bagi penonton yang tidak terlalu akrab dengan dark romance, serial ini tetap punya cukup banyak kejutan untuk kalian ikuti.

Yang menarik, lapisan konfliknya juga masih belum sepenuhnya terbuka. Ada banyak karakter yang belum benar-benar dikupas, sehingga memberi ruang bagi cerita untuk berkembang. Dalam format seperti ini, dark romance dan mystery memang terasa lebih pas ketika dibawa ke serial.

Haico dan Peran Ganda yang Menarik

Salah satu daya tarik terbesar serial ini ada pada Haico Van Der Veken yang memerankan dua karakter sekaligus. Menjalankan peran kembar dengan kepribadian yang bertolak belakang jelas bukan pekerjaan mudah, apalagi jika harus menjaga intensitas emosi di tiap adegan. Hasilnya cukup meyakinkan dan bahkan lebih baik dari ekspektasi awal.

Teuku Rasya juga masih terlihat sebagai aktor yang punya potensi besar. Perannya di episode awal memang belum terlalu meledak. Tetapi ada kesan bahwa karakter ini masih menyimpan sesuatu untuk perkembangan berikutnya. Sementara itu, Maxime Bouttier justru terasa masih terlalu mengambang di fase awal cerita, meski kemungkinan besar karakternya akan berkembang seiring berjalannya episode.

Dari deretan pemain, Dinda Kirana juga mencuri perhatian. Karakternya terasa seperti kuda troya yang diam-diam menyimpan sisi manipulatif paling berbahaya sejauh ini.

Visual yang Lebih Natural

Dari sisi visual, serial ini tidak memilih tampil terlalu berlebihan. Padahal, dengan premis keluarga elite dan dunia politisi, sangat mudah untuk jatuh ke tampilan yang terlalu glamor dan malah terasa artifisial. Untungnya, Bercinta dengan Maut justru memilih pendekatan yang lebih natural.

Setting rumah, lokasi, dan tata visualnya dibuat cukup meyakinkan tanpa harus terlihat berlebihan. Hasilnya, serial ini masih enak dipandang dan terasa punya identitas produksi yang lebih rapi dibanding banyak serial serupa.

Kesimpulan

Review Bercinta dengan Maut memperlihatkan bagaimana iQIYI mencoba bermain di wilayah yang sebenarnya sudah cukup familiar bagi penonton Indonesia: intrik keluarga elite, politik, manipulasi, hingga drama penuh rahasia. Secara cerita, mungkin memang belum terasa benar-benar baru karena formulanya cukup dekat dengan novel online atau drama dark romance yang belakangan makin populer.

Namun, kekuatan serial ini justru ada pada eksekusinya. Produksi yang terasa lebih rapi, visual yang natural, serta performa pemain sendiri terutama Haico Van Der Veken. Seperti membuat serial ini tetap menarik untuk diikuti. Apalagi masih banyak lapisan konflik yang tampaknya belum dibuka sepenuhnya di episode awal.

Jika mencari cerita yang benar-benar segar, mungkin Bercinta dengan Maut belum sampai di titik itu. Tetapi bila mencari drama penuh intrik yang ringan untuk diikuti dengan kualitas produksi yang solid, serial ini cukup layak masuk daftar tontonan.

Nilai: 7.5/10

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...