
Layar.id – Bazinga is back! Tapi kali ini bukan soal Sheldon atau Leonard, melainkan tentang Stuart Bloom. Setelah bertahun-tahun jadi karakter pendukung yang selalu “kasihan”, Stuart akhirnya mendapatkan sorotan utama lewat serial terbarunya, Stuart Fails to Save the Universe.
Jangan bayangkan ini bakal jadi sitkom biasa, Chuck Lorre memutuskan untuk mengambil langkah radikal dengan mencampurkan elemen fiksi ilmiah yang benar-benar gila.

Poster serial Stuart Fails to Save the Universe (sumber: HBO Max)
Stuart Fails to Save the Universe menceritakan tentang Stuart Bloom yang secara tidak sengaja mengaktifkan perangkat misterius buatan Sheldon dan Leonard yang tertinggal. Bukannya membantu umat manusia, alat tersebut justru memicu kekacauan multisemesta yang mengancam keberadaan realita.
Stuart, yang biasanya cuma pusing soal stok komik, kini harus memikul beban berat untuk memperbaiki alam semesta yang pecah.
Bersama kekasihnya, Denise, dan bantuan dari teman-teman kutu bukunya, Stuart harus melintasi berbagai dimensi alternative sambil tetap berusaha agar tidak terkena serangan panik di setiap episodenya.

Lauren Lapkus, Kevin Sussman, John Ross Bowie, dan Brian Posehn – Pemeran Stuart Fails to Save the Universe (sumber: HBO Max)
Berbeda dengan seri pendahulunya, Chuck Lorre mendeskripsikan proyek ini sebagai science fiction action-adventure comedy. Ia mengaku ingin keluar dari zona nyamannya dan mengeksplorasi penggunaan efek visual serta CGI yang lebih masif.

Stuart bersama pacar dan temannya (sumber: HBO Max)
Mengingat premisnya adalah multiverse, ada banyak bocoran dari ScreenRant yang menyebutkan bahwa versi alternatif dari karakter orisinal The Big Bang Theory seperti Sheldon atau Howard punya kemungkinan besar untuk muncul sebagai tamu spesial.
Serial Stuart Fails to Save the Universe dijadwalkan tayang di HBO Max pada Juli 2026. Untuk penonton di Indonesia, biasanya serial orisinal HBO Max akan tersedia lewat layanan HBO GO atau bisa jadi menyusul di platform streaming lainnya.






