Imajinari Slate 2026 hadir di JAFF Market 2025

Adiyasa PrahendaBerita Hiburan6 months ago365 Views

JAFF Market 2025 kembali menjadi panggung utama bagi rumah produksi Indonesia dalam membuka daftar proyek baru mereka untuk tahun mendatang. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pengumuman dari Imajinari dengan Imajinari Slate 2026, studio yang tengah berada pada puncak momentumnya setelah kesuksesan fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku!

Pada hari penutupan JAFF Market 2025, Imajinari resmi mengumumkan tiga judul film terbaru yang siap memperkaya lanskap sinema Indonesia:

  1. Operasi Pesta Pora

  2. Pulang Kampung

  3. Bandits of Batavia

Ketiga judul ini menandai ekspansi Imajinari ke genre dan pendekatan yang lebih beragam—mulai dari komedi kriminal, musikal daerah, hingga aksi supranatural.

Operasi Pesta Pora – Komedi Copet di Tengah Konser Musik

Film pertama yang diumumkan adalah Operasi Pesta Pora, debut film panjang sutradara Edy Khemod, yang dikenal sebagai drummer band Seringai. Film ini dibintangi oleh:

  • Iqbaal Ramadhan sebagai Ijal

  • Kristo Immanuel sebagai Adut

  • Zulfa Maharani sebagai Tia

  • Kawai Labiba sebagai Melodi

Tak hanya berperan, Iqbaal juga bertindak sebagai produser bersama Ernest Prakasa, Dipa Andika, dan James Erlangga—menandai langkah baru Iqbaal dalam dunia produksi film.

Edy Khemod mengungkap bahwa ide film ini datang dari kejadian nyata di lingkungan konser musik, terutama fenomena “moshpit copet” yang sering disuarakan oleh vokalis Seringai, Arian. “Film dan musik nggak bisa dipisahkan dalam hidup saya. Kesempatan ini adalah jembatan yang pas untuk menyatukan dua dunia itu,” ujar Edy.

Film ini jadwalkan tayang pada 2026.

Pulang Kampung – Musikal Batak dari Bene Dion

Judul kedua adalah Pulang Kampung, proyek musikal Batak garapan Bene Dion, sutradara sekaligus penulis Ngeri-Ngeri Sedap.

Film ini akan bawa elemen musikal secara penuh. Karena terinspirasi dari pengalaman Bene ketika penonton ikut bernyanyi saat special screening film sebelumnya. “Saya pikir sudah saatnya bikin film yang memang mengajak penonton bernyanyi bersama,” kata Bene Dion.

Pulang Kampung akan syuting di Pulau Samosir, menampilkan kekayaan budaya Batak dan lanskap Danau Toba yang selama ini jarang tergarap secara sinematik. Film ini juga dijadwalkan rilis pada 2026.

Bandits of Batavia – Film Action Pertama Ernest Prakasa

Proyek ketiga sekaligus yang paling mengejutkan adalah Bandits of Batavia, film action-supranatural yang akan disutradarai oleh Ernest Prakasa.

Film ini adaptasi dari komik karya Bryan Valenza, seorang komikus Indonesia yang telah lama berkarya untuk Marvel (Spider-Man, Wolverine, Ghost Rider).

Proyek ini masih dalam tahap awal pengembangan, namun Ernest menyebutnya sebagai pencapaian besar“Sejak 2015 saya punya mimpi bikin film action. Bandits of Batavia adalah langkah pertama menuju mimpi itu,” ujar Ernest.

Bryan Valenza menyebut film ini sebagai perpaduan silat Betawi, elemen supranatural, dan karakter lokal dengan “super power khas Indonesia”.

Imajinari Semakin Agresif di Layar Lebar

Imajinari sendiri berdiri oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika, Imajinari terus memperlihatkan keberanian bereksperimen dalam genre. Setelah mencetak rekor 9,1 juta penonton lewat Agak Laen, rumah produksi ini menunjukkan bahwa mereka tidak berhenti pada formula aman.

Ketiga proyek baru ini memperlihatkan:

  • Keberanian merambah genre baru

  • Pendekatan budaya dan lokalitas yang kuat

  • Kolaborasi dengan talenta baru dan kreatif lintas media

  • Komitmen pada cerita yang orisinal dan berkarakter

Dengan jadwal rilis mulai 2026, Imajinari siap menjadi salah satu penggerak utama kebangkitan film Indonesia dalam dua tahun mendatang.

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...